Berita

Gerbang Emas Fondasi Pembangunan Daerah Pegunungan

12 Oktober 2015   |   CSR News
Share:

"Arwanop itu luar biasa, tempat yang indah dan warganya pun sangat ramah” begitu kesan mereka tentang perjalanan ke Arwanop, salah satu kampung disekitar area kerja PT Freeport Indonesia (PTFI) ini. Mengunjungi wilayah kampung Arwanop, Desa Omponi dan Desa Ainggogin dalam kegiatan Bakti Sosial merupakan suatu hal yang memiliki kesan tersendiri.

Kegiatan bakti sosial yang dilakukan pada awal bulan Oktober ini merupakan kelanjutan rangkaian Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Sejahtera) yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika bersama PTFI pada bulan Juli silam.

Hari pertama (Jumat, 2/10), rangkaian kegiatan dimulai dengan beberapa lomba untuk para siswa sekolah, diantaranya lomba mewarnai, lomba membaca cerita, dan lomba berhitung serta mengarang cerita bertema ”Cita-citaku”. Selain berbagai lomba yang dilakukan untuk mendukung dan menumbuhkan minat membaca para siswa sekolah, anak-anak usia sekolah di kampung Arwanop juga menerima kiriman buku-buku bacaan dari komunitas keluarga PTFI baik dari Tembagapura dan Jakarta yang diberikan langsung kepada pihak sekolah. Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula sumbangan Alkitab untuk anak-anak sekolah. Diharapkan dalam waktu dekat ini rencana pembuatan taman baca bagi para siswa khususnya, dan komunitas secara umum dapat segera terlaksana.

Selain lomba-lomba untuk anak-anak sekolah, mereka juga mendapatkan seragam sekolah lengkap yang didanai oleh Program PNPM Mandiri Respek Kampung Arwanop. Sebelum kegiatan untuk anak-anak selesai, mereka mendapat penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana mereka diajarkan pentingnya memelihara kesehatan tubuh, terutama menggunting kuku, sikat gigi dan mencuci tangan dengan sabun. Agar anak-anak bisa lebih mengingat cara sikat gigi dan cuci tangan yang benar, mereka diajak untuk praktek langsung menyikat gigi dan mencuci tangan pakai sabun. Masing-masing anak kemudian dibekali 1 paket hygiene kit yang berisi sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi, handuk, dan gunting kuku. Diharapkan dengan penyuluhan ini akan tumbuh kesadaran sejak dini dalam diri mereka tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.

Pelayanan kesehatan masyarakat dan posyandu di Kampung Arwanop dilakukan pada siang sampai sore hari. Tim terpadu dari LPMAK dan Puskesmas Pembantu Arwanop beserta kader-kader posyandu yang sudah terlatih melayani pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Keesokan harinya, (Sabtu, 3/10) giliran kaum Ibu yang mendapat penyuluhan. Kegiatan difokuskan pada kegiatan pemberdayaan perempuan. Salah satunya adalah Penyuluhan 10 Program PKK yang ditujukan untuk mengoptimalkan organisasi PKK sebagai wadah pembinaan serta pemberdayaan kaum perempuan di setiap kampung.  Dana Desa dari Pemerintah Daerah juga dialokasikan sebagian untuk kegiatan-kegiatan perempuan di bawah koordinasi PKK Kampung. Program-program yang digerakkan diantaranya: adalah pembinaan rohani kaum ibu dan remaja, penyuksesan gerakan pendidikan dasar 9 tahun dan PAUD di tingkat kampung, pemberantasan buta huruf untuk kaum perempuan, pemberdayaan industri kreatif melalui kerajinan tradisional khas Amungme, gerakan menghidupkan kembali warung dan apotek hidup di pekarangan rumah, pelatihan memasak dan membuat kue berbahan baku lokal, serta kegiatan posyandu setiap bulan. Sebagai tahapan awal, tim Gerbang Emas telah menyerahkan  bantuan benih sayuran kepada mama-mama Desa Arwanop. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pelantikan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kampung Arwanop dan Ainggogin.

Pelatihan membuat kue dari bahan baku lokal dibimbing oleh pengurus PKK Distrik Tembagapura dan perwakilan Persatuan Wanita Tembagapura (PWT). Pada kegiatan ini, tim mengajarkan para ibu di kampung tentang bagaimana mengolah labu kuning (nagapulu) dan ubi jalar (erom) serta sayuran yang ada menjadi kue donat, bolu kukus labu, dan bakwan.  Para mama diharapkan bisa menambah kemampuan mengolah bahan yang ada menjadi aneka makanan yang lebih sehat dan bervariasi. Dari segi ekonomi, pelatihan ini diharapkan mampu memupuk jiwa wirausaha para mama dengan berjualan kue sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.

Komunitas Tembagapura melalui PWT juga turut ambil bagian dengan menyerahkan bantuan baju dan mainan anak-anak. Bantuan bagi komunitas yang dilakukan untuk mempererat hubungan antar komunitas ini juga datang dari Komunitas Peduli Papua di Jakarta yang mengirimkan 200 buah kaos untuk masyarakat di kampung Arwanop dan desa sekitarnya.

Selain memberikan bantuan, penyuluhan dan pelatihan, perwakilan Pemerintah Distrik Tembagapura, TP PKK Distrik Tembagapura, Biro Kesehatan LPMAK (Puskesmas Tsinga), Persatuan Wanita Tembagapura (PWT), dan Departemen Community Affairs PTFI yang terjun langsung untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan ini juga melakukan pemantauan untuk melihat budidaya tanaman kopi yang dirintis oleh tim Highland Agriculture Development (HAD) PTFI. Pembudidayaan ini telah menghasilkan Amungme Gold Coffee, kopi Amungme yang sudah beredar di pasaran. Tim juga mencoba melihat potensi desa yang bisa dikembangkan secara berkesinambungan seperti potensi pertanian lain yang biasa mereka tanam baik di pekarangan maupun di kebun jauh yang dapat menjadi sumber penghasilan mereka di masa depan, seperti tanaman labu siam, markisa dan terung belanda yang hanya tumbuh di area pegunungan.

”Desa-desa di Arwanop mempunyai potensi pengembangan yang sangat bagus,” kesan salah satu Ibu PWT sepulangnya dari Arwanop, ”Sumber daya manusia dan sumber daya alamnya perlu mendapat perhatian khusus untuk dapat dikembangkan,” sambungnya.

Semoga kegiatan-kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan di semua desa-desa pegunungan dengan perhatian khusus dan kerjasama yang baik oleh semua pihak – PTFI, Pemerintah Daerah dan juga Pemerintah Pusat sehingga edukasi yang diberikan kepada masyarakat dapat dipantau perkembangannya dan dapat memberikan dampak yang baik dalam pembangunan daerah terpencil khususnya di pedalaman Papua. (Artikel & Foto Oleh ESK)

Berita Terkait

 PT Freeport Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Asmat
 LIMAR Terangi Tiga Kampung
 Green Mission, Misi Menjaga Keanegaragaman Hayati
 Pelepasliaran Satwa Langka dan Dilindungi ke Habitat Alam

Tata Kelola

Public Policy Committee of the Board of Commissioners of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. assist the Board carry out its oversight responsibilities within the company.

Selengkapnya