Berita

Protokol Re-entry Jauhkan Pekerja dari Paparan Mining Induced Seismicity

01 Agustus 2016   |   OPERASIONAL News
Share:

Penambangan bawah tanah adalah proses yang rumit dan menantang. Selain hambatan nyata dimana pekerja harus bekerja di area yang lembab dan gelap setiap saat, tantangan-tantangan lain acapkali membayangi operasional penambangan bawah tanah.

Bumi kita terdiri dari elemen-elemen yang dinamis dibuktikan dengan pergerakan tanah dan batuan bumi yang salah satunya disebabkan oleh aktivitas seismik.

Penambangan bawah tanah dapat dipastikan mengubah dan atau menambah aktivitas seismik di dalam tanah. Khususnya di area operasi penambangan bawah tanah PTFI, tanpa eksploitasi alam dalam bentuk operasi penambangan saja gerakan aktivitas seismik di dalam tanah sudah dipastikan terjadi, apalagi dengan kenyataan adanya perubahan tekanan tanah dan batuan akibat proses penambangan bawah tanah, potensi bahaya geoteknik membutuhkan penanganan serius dan terukur untuk meminimalisasi ancaman.

Menjawab tantangan alam dalam proses penambangan bawah tanahnya, PTFI tidak membiarkan tantangan alam menghambat operasional kebanggaannya yang merupakan salah satu dari penambangan bawah tanah terbesar di dunia ini.

Divisi GeoEngineering melalui Departemen Underground Geotechnical & Hydrology memberlakukan protokol pembagian area kerja produksi di Tambang Bawah Tanah DMLZ. Melalui kajian dan studi menyeluruh mengenai dinamika geoteknik di tambang bawah tanah, tim Underground Geotechnical & Hydrology memberikan rekomendasi area-area aman dan area-area berpotensi bahaya di wilayah produksi tambang bawah tanah PTFI. 

Protokol yang membagi area berbahaya (area merah) dan area aman (area hijau) ini memastikan produksi Tambang DMLZ dapat terus berlangsung dengan aman. Protokol akan diberlakukan jika terjadi kondisi berikut: 1) saat event seismik melebihi ambang batas 0.7 magnitude dan 2) jika event seismik yang terekam terjadi lebih dari 3 kali di atas -0.3 magnitude dalam kurun 1 jam. Aktivitas seismik ini terekam pada microseismic system di Tambang DMLZ, (sensor serupa seismograf yang dipasang di sekitar area tambang underground DMLZ) yang memonitor aktifitas tambang di dalam tambang secara real time 24 jam/7 hari dan memberikan data cermat yang mengutamakan akurasi tingkat tinggi.

Saat kondisi di atas terjadi, maka pekerja yang bekerja di area merah baik di level extraction dan undercut akan dievakuasi ke area hijau. Selanjutnya tim Underground Geotechnical & Hydrology akan melanjutkan analisis dan inspeksi bersama grup produksi untuk menganalisa aktivitas seismik yang terjadi sekaligus memastikan area aman atau tidak untuk melanjutkan pekerjaan.

Dibutuhkan sistem informasi yang akurat dan efektif untuk memastikan seluruh pekerja di área tambang bawah tanah terinformasi saat protokol re-entry diberlakukan. Selain lampu darurat dan sirine yang akan menyala saat keadaan merah terjadi, tanda-tanda batas area merah dan hijau juga sudah terpasang di area-area yang dapat terlihat dengan jelas oleh pekerja. Untuk melengkapi sistem informasi ini, tim ops-mine underground merekomendasikan untuk  mengintegrasikan lampu darurat dan sirene dengan Gai-tronics – sebuah sistem informasi yang dikerjakan oleh tim automation tambang bawah tanah, terintegrasi dengan dispatcher yang akan memberikan arahan pemberlakukan protokol re-entry melalui pengeras suara yang tersebar di area produksi -  sehingga cakupan peringatan semakin luas dan karyawan dapat terinformasi dengan lebih baik.

Tantangan alam dan keselamatan kerja adalah dua hal yang tidak bisa dikompromi. Melalui langkah ini PTFI ingin mengupayakan semaksimal mungkin menjauhkan pekerja dari paparan mining induced sesmicity, atau bahaya-bahaya seismik dalam penambangan bawah tanah. Ancaman seismik adalah bahaya yang kasat mata sehingga rekayasa teknik yang cermat sangat diperlukan sehingga operasi dapat dilakukan dengan aman dan produktif. Bagi Anda yang bekerja di Tambang DMLZ, pastikan Anda memahami dengan baik protokol re-entry ini. Selamat bekerja dengan aman dan selamat! (Sularso)

Berita Terkait

 Grasberg Block Cave Tempatkan Wanita dalam Peran Terobosan Baru Sesungguhnya
 Resmi dibuka, Mess Hall Kenanga Megah di Super Block Ridge Camp
 Srikandi-srikandi Tambang Bawah Tanah
 Fasilitas Pengolahan Air Terbaik di Tambang Bawah Tanah PTFI

Tata Kelola

Public Policy Committee of the Board of Commissioners of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. assist the Board carry out its oversight responsibilities within the company.

Selengkapnya