Warisan Kami

Latar Belakang Sejarah PTFI

  • Expedisi Pertama
  • 1960 - 1969
  • 1970 - 1979
  • 1980 - 1989
  • 1990 - 1999
  • 2000 - 2009
  • picture

    1936 - Ekspedisi Colijn, termasuk Jean-Jacques Dozy, merupakan kelompok luar pertama yang mencapai gunung gletser Jayawijaya dan menemukan Ertsberg.

    Expedisi Pertama
  • picture

    1960 - Ekspedisi Freeport dipimpin Forbes Wilson & Del Flint menjelajah Ertsberg.

    1963 - Serah terima Nederlands Nieuw-Guinea dari pihak Belanda ke PBB, yang pada gilirannya mengalihkannya ke Indonesia. Rencana proyek tambang ditangguhkan akibat kebijaksanaan pemerintahan Soekarno.

    1960 - 1969
  • picture

    1970 - Pembangunan proyek berskala penuh dimulai.

    1972 - Uji coba pengapalan pertama ekspor konsentrat tembaga dari Ertsberg

    1970 - 1979
  • picture

    1980 - Tambang bawah tanah GBT mulai beroperasi.

    1985 - Tambahan cadangan tembaga bawah tanah ditemukan di bawah tambang bawah tanah GBT.

    1980 - 1989
  • picture

    1990 - Pekerjaan konstruksi berlanjut atas perluasan hingga 52.000 ton/hari.

    1991 - Penandatanganan Kontrak Karya baru dengan masa berlaku 30 tahun berikut dua kali perpanjangan 10 tahun ditandatangani bersama Pemerintah Indonesia. Hingga akhir tahun, total cadangan berjumlah hampir 770 juta ton metrik.

    1990 - 1999
  • picture

    2000 - MoU tentang sumber daya sosial ekonomi, HAM, hak ulayat, dan hak lingkungan hidup diumumkan oleh pimpinan LEMASA (lembaga masyarakat suku Amungme), LEMASKO (lembaga masyarakat suku Kamoro) dan PTFI. Pembangunan tambang bawah tanah DOZ dimulai. Produksi tembaga mencapai rekor dengan lebih 1,64 miliar pon tembaga.

    2000 - 2009