Kesukarelawanan

Kesiapan dan Tanggap Darurat
Kesiapan dan tanggap darurat merupakan komponen mendasar dari kegiatan program keselamatan operasional kami. Kami mempunyai 67 tenaga tanggap darurat yang terlatih untuk secara efektif mengelola situasi yang potensial darurat. Bekerja sama dengan badan-badan Pemerintah Daerah, kami mengidentifikasi dan merencanakan sejumlah skenario untuk memastikan ketepatan koordinasi peralatan dan personel dalam mengatasi situasi yang potensial darurat. Latihan uji coba, pendidikan masyarakat, dan pertemuan koordinasi secara berkala membantu kami mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola jenis situasi darurat apa pun untuk melindungi karyawan kami dan masyarakat di sekitar operasi-operasi kami.

img

Emergency Response Group (ERG) bantuan profesional tanggap darurat

Fungsi Perusahaan yang lebih luas
Emergency Response Group (ERG) atau Kelompok Tanggap Darurat Freeport Indonesia sering memberikan bantuan profesional tanggap darurat melampaui batas-batas daerah proyeknya. Pada tahun 2010, tiga bencana alam melanda Indonesia, Banjir di Wasior – Papua Barat, Gunung Meletus di Yogyakarta, dan Tsunami di Mentawai di mana ketiga bencana tersebut memakan korban ratusan orang dan menjadikan ribuan orang lainnya tidak memiliki rumah. Tak lama setelah bencana terjadi, tim ERG tiba di lokasi untuk membantu evakuasi dan proses pencarian dan penyelamatan. Tim juga mendistribusikan bantuan perusahaan yaitu kebutuhan mendesak berupa pakaian, bahan makanan, dan air, di samping membantu kelancaran tim-tim kesehatan untuk mencapai para korban bencana. Dalam tahun-tahun belakangan, ERG telah menerima berbagai penghargaan untuk upaya-upaya semacam itu.

Emergency Response Group Melanjutkan Arah Kemenangannya
Untuk empat tahun 2008 hingga 2011 secara berturut-turut, Emergency Response Group (ERG) Freeport Indonesia berhasil memenangi The Indonesia Fire & Rescue Challenge yang diadakan setiap tahun. Lebih lanjut, enam anggota ERG Freeport Indonesia menerima wing pelayanan dari Badan SAR Nasional untuk peran mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat Pilatus Porter yang jatuh pada April 2009 di Gunung Gergaji, Papua. Setelah upacara penyematan, Manajer Keselamatan dan Kesehatan Industri Freeport Indonesia, Solihin, menyatakan, “Apa yang tim telah lakukan sejalan dengan komitmen Freeport Indonesia untuk berkontribusi dan memberikan kembali kepada masyarakat. Tim ERG secara terus-menerus meningkatkan pro fesionalitas mereka.”