Keselamatan Kerja

Program Produksi yang Aman kami menentukan tujuan akhir dari perbaikan berlanjut terhadap kinerja keselamatan dan kesehatan. Dengan menetapkan sasaran-sasaran keselamatan yang khusus untuk setiap operasi, kami akan terus memusatkan perhatian pada perbaikan kinerja keselamatan kami. Komponen-komponen terukur dari segala sasaran keselamatan menjadi bagian dari peninjauan ulang kinerja tahunan operasi di akhir tahun.

Selama 2010, Lost Time Accident Rate (LTAR/Tingkat Insiden Kehilangan Waktu) per 200.000 jam kerja kami adalah 0,10 sama dengan target tahun 2010 dengan nilai yang sama. Total Reportable Incident Rate (TRIR/ Total Tingkat Insiden Tercatat) Freeport Indonesia adalah 0,35 yang berarti melebihi batas target (0,34)

PT Freeport Indonesia sedang memusatkan perhatian pada pendekatan penilaian risiko untuk mencegah kecelakaan, menghindari kasus kematian apapun di masa mendatang, dan menekankan keterlibatan mereka yang bukan staf dalam manajemen keselamatan. Kejadian kasus kematian apapun di tempat kerja tidak dapat diterima, dan kami teramat menyesal dengan kehilangan nyawa ini. Perusahaan telah mengidentifikasi akar-akar penyebab kasus kematian ini dan sedang menjalankan rencana aksi untuk mencegah terulangnya kejadian. Selanjutnya, kami telah melaksanakan program pengurangan kasus kematian ICMM.

Pada November 2010, PT Freeport Indonesia menerima rekomendasi sertifikasi Occupational Health & Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007 setelah menyelesaikan audit Ketaatan Tahap ke-2 OHSAS 18001:2007 serta audit Peringkat Bintang National Occupational Safety Association (NOSA) CMB-150N (berdasarkan resiko) yang dilakukan oleh The National Occupational Safety Association (NOSA), sebuah pemasok tingkat dunia untuk layanan manajemen risiko kerja.