Berita

Wujudkan Pengusaha Lokal Papua Mandiri

15 November 2016   |   CSR News
Share:

Program Kemitraan YBUM dengan BRI

Melihat potensi para pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menegah) yang bernaung dibawah Yayasan Bina Utama Mandiri (YBUM), PT Freeport Indonesia dalam hal ini melalui Departemen SLD menginisiasi sebuah kemitraan dengan pihak ketiga yaitu perbankan. Pola kemitraannya adalah dalam hal pemberian layanan kredit usaha kepada Pengusaha UMKM Lokal Papua yang mempunyai potensi, guna meningkatkan produktifitas usaha dan mewujudkan kemandirian.

Acara penandatanganan kesepakatan kerjasama ini dilaksanakan pada hari Senin (31/10) di Restaurant Oriental Kuala Kencana. Pada acara tersebut dihadiri oleh Claus Wamafma, VP Community Development PTFI, Yohanes Bewahan manager Community Economic Development PTFI, Presley Hutabarat Pimpinan Bank BRI Wilayah Jayapura dan Muhammad Yusuf Pimpinan Cabang BRI Timika. Selain acara penandatanganan, secara simbolis juga diserahkan bantuan kredit kepada Pengusaha Mikro PP-UMKM PTFI oleh BRI kepada tiga pengusaha binaan YBUM.

Dalam sambutannya mewakili Management PTFI Claus Wamafma menjelaskan, ”PTFI berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi pengembangan masyarakat lokal Papua termasuk pengembangan dan pemberdayaan Pengusaha Lokal Papua terlebih khusus untuk skala UMKM. YBUM sebagai pelaksana program penyalur dana bergulir kepada peserta program UMKM binaan perlu melakukan terobosan guna mendorong pengusaha lokal Papua memiliki daya saing tinggi, berkembang dan mandiri sesuai dengan harapan PTFI.” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Yohanes Bewahan yang juga menjabat sebagai Ketua Pengawas YJM & YBUM menjelaskan bahwa pada umumnya masalah yang dihadapi pengusaha lokal Papua untuk memperoleh akses layanan lembaga keuangan antara lain adalah dalam hal informasi, komunikasi, jaminan dan kepercayaan. Peran YBUM secara langsung oleh masyarakat lokal Papua masih sering dihubungkan dengan dana hibah PTFI sehingga dampaknya program dana bergulir YBUM mengalami kendala pengembalian bantuan pinjaman dana bergulir dan ketergantungan PPUMKM terhadap YBUM dan PTFI yang tinggi.

”Latarbelakang dijalinnya kemitraan antara YBUM dengan pihak perbankan (BRI) dikarenakan adanya keterbatasan untuk memberikan fasilitas dana bergulir dalam jumlah lebih besar. Disamping itu sesuai bidangnya, lembaga keuangan (Perbankan) memiliki kemampuan sumberdaya, teknologi, jaringan, dan fariasi fasilitas kredit serta fasilitas layanan lainnya guna mendukung kegiatan usaha. Pola kemitraan dengan BRI ini adalah langkah strategis guna mendukung dan mendorong pengusaha Lokal Papua supaya mampu bersaing, tangguh, berkembang dan mandiri.” Yohanes Bewahan mejelaskan.

Muhammad Yusuf mewakili kantor BRI cabang Timika mengatakan menyambut baik upaya YBUM untuk mengembangkan para pengusaha lokal Papua. Sebagai mitra, BRI siap membantu dengan beberapa program perbankannya. ”Kami saat ini berada disini berkat komitmen PTFI dimana komitmennya adalah untuk mensejahterakan dan mendukung perekonomian masyarakat lokal. BRI bersama YBUM melihat ini sebagai peluang dimana BRI punya jaringan, YBUM punya pengusaha binaan. Melalui beberapa program perbankan, akan kami kolaborasikan, hal ini merupakan embrio unggul yang akan kami jadikan nasabah yang luar biasa nantinya. Caranya dengan kami kasih pinjaman dengan suku bunga yang lunak, dengan memberi ajaran bagaimana kinerja bersama perbankan sehingga nanti kedepan mereka menjadi nasabah yang luar biasa.” Jelas Muhammad Yusuf.  (Hendrikus)

Berita Terkait

 Berkomitmen Dukung Pemerintah Wujudkan Indonesia Bebas TB
 Program Pengembangan Berbasis Kearifan Lokal Tingkatkan Pendapatan Masyarakat
 PT Freeport Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Asmat
 LIMAR Terangi Tiga Kampung

Tata Kelola

Public Policy Committee of the Board of Commissioners of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. assist the Board carry out its oversight responsibilities within the company.

Selengkapnya