Berita

Pembaharuan Refuge Chamber Bukti Pentingnya Keselamatan

21 Maret 2016   |   OPERASIONAL News
Share:

Bekerja di tambang bawah tanah memiliki resiko kerja yang tinggi. Banyak risiko keselamatan yang dapat terjadi mulai dari kejatuhan batu, luncuran lumpur basah, kebakaran, runtuhan struktur tambang, paparan bahan peledak, dan paparan gas beracun. PT Freeport Indonesia (PTFI) berupaya untuk tetap menjaga moto "Utamakan Keselamatan, Produksi akan Menyusul" dalam operasi tambang bawah tanah terbesar dan terpanjang di Indonesia, oleh karena ini tingkat kesadaran akan keselamatan telah ditingkatkan dan terus diimplementasikan. Salah satu tindakan keselamatan termahal yang yang diimplementasikan adalah pengadaan Refuge Chambers yang terletak di berbagai lokasi di tambang bawah tanah.

Refuge Chamber (Stasiun Perlindungan)

Refuge Chamber atau stasiun perlindungan adalah tempat berlindung di tambang bawah tanah yang digunakan saat keadaan darurat. MineARC telah mengembangkan berbagai refuge chamber standar portabel yang dapat diposisikan dan di pindahkan dengan mudah, ruangan ini menyediakan solusi keselamatan untuk wilayah kerja yang berbahaya seperti pada terowongan yang kompleks yaitu tambang bawah tanah di PTFI. Hingga saat ini terdapat 49 Refuge Chambers; 48 darinya adalah seri portabel yang dapat menampung kisaran 18-30 orang, dan 1 Refuge Chamber tetap yang dapat menampung 300 orang. Dalam sebuah Refuge Chamber diinstalasi beberapa sistem pendukung penting untuk memberikan sebuah ruangan dan udara yang aman bagi penghuninya selama maksimal 36 jam. Sistem ini meliputi persediaan primer dan sekunder oksigen, sistem pendingin udara, sistem tekanan positif, sistem listrik, deteksi gas dan sistem penyerapan CO / CO2 (disebut sebagai sistem 'scrubbing')

Pembaharuan Refuge Chamber

Saat bertemu Mulyadi, General Superintendent Mine Rescue, beliau secara langsung menjelaskan bahwa sebelum melakukan peningkatan Refuge Chambers dari seri sebelumnya ke seri terbaru yaitu seri IV, beberapa Refuge Chambers seri IV telah dipasang di seperempat akhir tahun 2015. "Stasiun perlindungan ini diinstalasi dengan satu obyektif yaitu untuk menjamin efektifitas dan perlunya meningkatkan Refuge Chambers yang sudah ada" lanjut Mulyadi.

Pada 21 Januari 2016 lalu, dua ahli teknis MineARC memulai pembaharuan sejumlah 17 buah Refuge Chambers yang ada dari seri I dan II, ke seri IV. "Seri I dan II teknologinya belum sampai pada penyediaan instruksi suara dalam pengoperasian. Seri terbaru ini lebih ramah pengguna - dimana instruksi suara dalam dwi-bahasa tersedia. Instruksi bersuara ini pada setiap langkah prosedural mengaktifkan Refuge Chamber" jelas Oo Ye Htut Thant Zin, MineARC Technical Expert akrab dikenal sebagai Yee. Yee menjelaskan bahwa selain instruksi bersuara yang ramah pengguna, ada perubahan lainnya seperti kemasan bahan kimia yang lebih kompak, dan ada tanda pengingat bagi penghuni untuk memeriksa kadar oksigen, kadar karbon dioksida, dll. Secara keseluruhan, seri terbaru menyediakan sistem aktivasi yang jauh lebih sederhana untuk penghuninya.

"Ruang perlindungan ini dipasang bukan karena kita mengantisipasi kecelakaan besar, ruangan ini ada di sini sebagai tindakan pencegahan – hal ini menunjukan seberapa jauh Freeport mempersiapkan proteksi dini bagi keselamatan karyawannya", tutur Mulyadi. Mulyadi juga berharap bahwa Refuge Chambers ini hanya disediakan dan tidak akan perlu digunakan. (imarischa)

Berita Terkait

 Resmi dibuka, Mess Hall Kenanga Megah di Super Block Ridge Camp
 Srikandi-srikandi Tambang Bawah Tanah
 Fasilitas Pengolahan Air Terbaik di Tambang Bawah Tanah PTFI
 Penggunaan Simulator Wujudkan Efisiensi Biaya & Keselamatan Kerja

Tata Kelola

Public Policy Committee of the Board of Commissioners of Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc. assist the Board carry out its oversight responsibilities within the company.

Selengkapnya