Sejak tahun 1996 PTFI telah berkomitmen untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat setempat melalui Dana Kemitraan PTFI. Dana Kemitraan dikelola oleh PTFI dan sebagian besar disalurkan melalui sebuah institusi yang bernama Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK). Yayasan ini telah bertransformasi dari sebelumnya adalah PWT2 (Pengembangan Wilayah Timika Terpadu), kemudian menjadi LPMI (Lembaga Pengembangan Masyarakat Irian Jaya), berubah menjadi LPMAK (Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro), dan sejak maret 2020 secara resmi dikelola oleh YPMAK.  YPMAK dikelola oleh organ yayasan yaitu Pembina, Pengawas dan Pengurus yang terdiri dari wakil-wakil lembaga adat Amungme dan Kamoro, Pemerintah Kabupaten Mimika, perseorang professional yang diutamakan dari Amungme dan Kamoro, dan PT Freeport Indonesia. YPMAK mempublikasikan program pemberdayaan masyarakatnya melalui situs web (www.ypmak.or.id), Radio Publik Mimika (102 FM – secara lokal di Kabupaten Mimika) dan laporan tahunan.