Freeport Indonesia & Keuskupan Timika Beri Pelatihan Keterampilan Pertukangan untuk Pemuda Kamoro

16 November 2024

TIMIKA, 16 November 2024 – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Keuskupan Timika melalui Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) memberikan pelatihan keterampilan pertukangan kepada 20 pemuda Kamoro dari kampung binaan di wilayah Pesisir Selatan Kabupaten Mimika.

Para pemuda ini berasal dari Nayaro, Nawaripi, Koperapoka, Ayuka, dan Tipuka. Pelatihan berlangsung selama 10 hari mulai 5—15 November bertempat di Komplek Keuskupan Timika, Papua Tengah.

“Keterampilan Pertukangan (Basic Constructions) merupakan salah satu kemampuan dasar yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi warga. Freeport melatih para pemuda dari lima kampung binaan agar mereka memiliki keterampilan dasar pertukangan,” kata Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum.

Nathan mengatakan pelatihan ini merupakan sesi kedua tahun 2024, sesi pertama telah berlangsung Juli lalu. Instruktur Carpenter dari Institute Pertambangan Nemangkawi (IPN) milik PTFI menjadi fasilitator dan mengajarkan berbagai keterampilan dasar seperti ilmu pertukangan, perbaikan listrik, dan membuat campuran semen bangunan.

“PTFI bersama Keuskupan Timika sangat mendukung anak muda Kamoro dari lima kampung binaan untuk meningkatkan keterampilan pertukangan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta dapat terus mempraktikan ilmu yang didapatkan,” katanya.

Salah seorang pemuda Kamoro mewakili peserta pelatihan merasakan manfaat langsung atas ilmu yang diterima. “Kegiatan pelatihan Carpenter ini sangat membantu kita, menambah ilmu. Dari apa yang kita tidak tahu, menjadi tahu bagaimana membangun rumah. Terima kasih kepada Institut Pertambangan Nemangkawi memberi pelatihan teori dan praktek,” kata Kelik Utauru, peserta pelatihan asal kampung Tipuka.

Kelik menceritakan dalam pelatihan keterampilan pertukangan, ia mendapat pembekalan teori di kelas dan praktek lapangan setiap hari. “Termasuk diajarkan cara memasang besi rangka bangunan hingga cara menempel keramik di dinding yang awalnya kami tidak tahu (caranya). Mungkin di rumah kita bisa beli keramik dan pasang sendiri. Hal ini sangat membantu,” katanya.

Ketua Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) Benyamin Meo yang juga sebagai perwakilan Keuskupan Timika berharap melalui pelatihan ini pemuda Kamoro dapat membangun kampungnya tanpa harus mencari tenaga ahli dari luar kampung bahkan luar Papua.

Nathan menambahkan Freeport Indonesia terus berkomitmen dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan warga yang berdomisili di sekitar area operasi pertambangan semakin sejatera di masa depan.

 

FOTO

KETERANGAN

Instruktur Carpenter IPN Danang Tegar Taufan memberikan materi teori dasar pertukangan di dalam ruangan kelas kepada peserta pelatihan di Keuskupan Timika.   

Pembekalan teori kepada peserta merupakan hal penting dalam pembelajaran keterampilan dasar pertukangan yang diberikan oleh Instruktur IPN.

Peserta pelatihan pertukangan melakukan praktik langsung cara mengukur sebuah bidang menggunakan alat water pass.

Seluruh peserta pelatihan mendapat kesempatan praktik membuat dinding menggunakan semen hingga pemasangan keramik sebagai bekal ilmu dasar pertukangan yang diberikan instruktur NMI.

Para peserta pelatihan bersama perwakilan KMBL, PTFI, dan IPN menyelesaikan pelatihan pertukangan selama 10 hari di Keuskupan Timika.

Tentang PT Freeport Indonesia (PTFI)

PT Freeport Indonesia (PTFI) merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menambang dan memproses bijih untuk menghasilkan mineral tembaga, yang mengandung emas dan perak.

PTFI memasarkan konsentrat ke seluruh penjuru dunia, dan terutama ke smelter tembaga dalam negeri, PT Smelting. Operasi penambangan PTFI berlokasi di kawasan mineral Grasberg, Papua – Indonesia. Saat ini PTFI mengoperasikan tambang bawah tanah dengan metode block caving terbesar di dunia. Dalam menjalankan kegiatan operasinya, PTFI mengedepankan praktik bisnis yang bertanggung jawab

 

Info Kontak

Katri Krisnati 
Vice President, 
Corporate Communications 
PT Freeport Indonesia 
0811 173947 
kkrisnat@fmi.com

Desy Saputra 
External Communication Manager 
Corporate Communications 
PT Freeport Indonesia 
0812 84817710 
rsaputra24@fmi.com

Back to List

Berita Selanjutnya

news thumb 2
05 May 2017

Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Komoro (LPMAK), sebuah lem...

20 July 2017

PT Freeport Indonesia menggandeng pemerintah daerah setempat membuat k...